Format Atlas

Panduan

Memilih format sertifikat atau kunci

Periksa dahulu format yang diwajibkan tujuan, lalu bedakan sertifikat yang diterbitkan, permintaan sertifikat, dan kunci privat.

Format mana yang sebaiknya dipilih?

Pilih berdasarkan peran setiap berkas dalam alur kerja.

  • Sertifikat atau kunci berenkode teks → PEM
  • File sertifikat yang telah diterbitkan → CRT atau CER
  • Sertifikat berenkode biner → DER
  • Kontainer berisi sertifikat dan kunci privat → PFX atau P12
  • Permintaan ke otoritas sertifikat → CSR

Jangan menilai hanya dari ekstensi

CRT dan CER adalah ekstensi umum sertifikat; PEM dan DER menjelaskan enkode. Periksa isi file, persyaratan tujuan, dan keberadaan rantai sertifikat.

Jaga kerahasiaan kunci privat

PFX/P12 dan sebagian PEM dapat berisi kunci privat. Jangan taruh di repositori publik, folder web, chat, atau lampiran surel; gunakan penyimpanan aman dan kontrol akses.

Format yang disarankan

PEM

Cocok untuk: Menerapkan sertifikat atau kunci saat PEM diwajibkan

Kurang cocok untuk: Mempublikasikan atau membagikan tanpa memeriksa isi

CRT

Cocok untuk: Menerapkan sertifikat X.509 terbitan yang diminta

Kurang cocok untuk: Menggunakannya sebagai pengganti kunci privat

DER

Cocok untuk: Menerapkan sertifikat saat enkode DER diwajibkan

Kurang cocok untuk: Menyunting sebagai teks biasa

PFX

Cocok untuk: Memindahkan sertifikat dan kunci privat saat PKCS#12 diwajibkan

Kurang cocok untuk: Menyimpan di lokasi publik

CSR

Cocok untuk: Meminta sertifikat kepada otoritas sertifikat

Kurang cocok untuk: Menerapkannya seolah-olah sertifikat telah diterbitkan

Periksa sebelum mengekspor

  • Jangan publikasikan atau bagikan file yang mungkin berisi kunci privat.
  • Periksa masa berlaku, nama subjek, rantai, dan persyaratan tujuan.

Perbandingan terkait

Panduan

Referensi dan spesifikasi