Panduan
Memilih format file konfigurasi
Periksa dulu format yang diterima alat tujuan. Bila ada beberapa pilihan, pilih yang dapat divalidasi dan dipelihara tim dengan aman.
Format mana yang sebaiknya dipilih?
Pilih berdasarkan peran setiap berkas dalam alur kerja.
- API dan pertukaran data web → JSON
- Konfigurasi bertingkat yang mudah dibaca → YAML
- Konfigurasi berbasis kunci dan nilai → TOML
- Alat mewajibkan satu format → ikuti spesifikasinya
Utamakan dukungan alat
Format bergantung pada aplikasi, pustaka, sistem CI, dan lingkungan hosting. Pastikan format dan versi spesifikasi yang didukung.
Otomatiskan validasi sintaks
JSON, YAML, dan TOML dapat gagal dibaca akibat kesalahan sintaks atau tipe. Validasi saat menyimpan atau di CI, dan jangan simpan kredensial dalam file konfigurasi di repositori.
Format yang disarankan
JSON
Cocok untuk: API atau pengaturan yang menerima JSON
Kurang cocok untuk: Pengaturan manual yang memerlukan komentar
YAML
Cocok untuk: Konfigurasi bertingkat yang dipelihara manusia
Kurang cocok untuk: Pertukaran sederhana yang rawan salah indentasi
TOML
Cocok untuk: Konfigurasi berbasis kunci dan nilai
Kurang cocok untuk: Alat yang khusus mewajibkan JSON atau YAML
Periksa sebelum mengekspor
- Pastikan format dan versi spesifikasi yang didukung alat.
- Jangan simpan kredensial atau kunci privat di repositori.